Kamis, 01 Desember 2016

Judul Artikel. (tm.2)

Ilustras Artikel
Judul Artikel.
Dalam menulis artikel, memilih judul memerlukan kejelian tertentu. Judul yang menarik akan menjadi perhatian khusus bagi redaktur media massa. Sehingga, redaktur media massa akan tertarik dan memuat tulisan  artikel yang ditulis.
Itulah sebabnya, memilih judul dalam penulisan sebuah artikel, memerlukan pemikiran, pertimbangan dan penyesuaian secara khusus. Ada penulis yang menuliskan judul ketika akan membuat artikel, ada yang menuliskan pada pertengahan menulis, ada juga beberapa yang menuliskan judul ketika seluruh artikel telah selesai ditulis.
Judul sebuah artikel, sebaiknya memenuhi criteria sebagai berikut :
a.    Atraktif dan Baru. Artinya judul tersebut harus bersifat atraktif dan belum pernah digunakan oleh penulis lain. Sehingga menarik pembaca dan redaktur media massa untuk dimuat pada media massa yang mereka kelola.

b.    Memiliki kaitan dengan isi artikel. Judul memiliki kaitan dengan permasalahan inti dari artikel yang ditulis. Misalnya, jika Artikel yang ditulis tentang lingkungan hidup, maka judul artikel jangan tentang ekonomi.

c.    Tidak Panjang. Membuat judul idealnya tidak panjang. Sebaiknya terdiri dari subyek dan predikat saja. Judul yang terlalu panjang, selain tidak menarik, juga menghabiskan kolom pada surat kabar, hal yang justru dihindai oleh redaktur media massa.

Jenis Artikel.
Redaktur media massa, umumnya mengelompokkan artikel, menjadi beberapa jenis artikel berdasarkan pokok  materi masalah yang ditulis penulis pada artikel mereka.  N Pengelompokkan artikel, dimaksudkan untuk mempermudah penempatan pemuatannya pada halaman yang sesuai dengan missi dan vissi penerbitannya.
Jenis-jenis artikel itu, sebagai berikut:
1.    Exploratif.
Artikel exploratif  adalah artikel yang mengungkapkan fakta-fakta berdasarkan kajian dari penulisnya. Jenis artikel ini, cocok untuk mengungkapkan penemuan baru, seperti penemuan benda-benda antic peninggalan zaman purba.

2.   Explanatif.
Explanatif  artinya menerangkan. Artikel Explanatif adalah artikel yang isinya menerangkan sesuatu agar dapat dipahami pembaca. Contoh, ketika penulis menuliskan artikel tentang kesehatan, maka penulis akan menjelaskan bagaimana memperoleh kehidupan yang sehat, menjelaskan semua istilah-istilah kedokteran yang ditulisnya secara detail.

3.   Destriktif.
Adalah artikel yang menggambarkan suatu permasalahan yang terjadi di masyarakat, sehingga dapat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Jenis artikel ini, mirip dengan laporan atau reportase. Bedanya, jika laporan atau reportase, hanya berdasarkan fakta saja. Tetapi, pada artikel ini, penulis dapat memasukkan opini untuk memperjelas masalah yang ditulisnya.

4.   Prediktif.
Artikel Prediktif  adalah artikel yang berisi perhitungan atau ramalan apa yang akan terjadi dikemudian hari.  Contoh, ketika Bank Indonesia memutuskan untuk menaikkan suku bunga deposito, seorang pengamat ekonomi memprediksi, kelak, akan terjadi banyak defosan –orang yang memiliki simpanan deposito- akan memindahkan uangnya ke luar negri.  Akibatnya, modal dalam negri akan banyak yang parker di luar negri.

5.    Preskriptif.
Artikel  Preskriptif  adalah artikel yang memberikan tuntunan pada pembacanya untuk melakukan sesuatu, sehingga, tidak mengalami kekeliruan atau kesalahan.
Contoh, bagaimana cara mengurus paspor, SIM tanpa melalui calo. Penjelasan detail yang sifatnya menuntun pembaca sangat diperlukan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar